Tandaseru — Ketua Bawaslu Kota Tidore Kepulauan Bahrudin Tosofu menjadi narasumber kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PEKKA MB) Universitas Nuku Tidore, Maluku Utara.
Bahrudin membawakan materi “Kesadaran Demokrasi dan Partisipasi Politik Mahasiswa”, Selasa (16/8).
“Mahasiswa merupakan mitra strategis Bawaslu, karena peran partisipatif mahasiswa dalam pengawasan partisipatif sangat memberikan pengaruh dan arti penting dalam proses penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan tahun 2024 dapat berjalan dengan baik dan demokratis,” kata Bahrudin saat memberikan materi kepada calon mahasiswa baru.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Panitia PEKKA MB yang telah memberikan kesempatan kepada Bawaslu Tidore sebagai pembicara pada kegiatan penerimaan calon mahasiswa baru.
Kegiatan seperti ini, menurutnya, dapat meningkatkan sinergitas antara Bawaslu, kampus dan mahasiswa di Kota Tidore Kepulauan.
“Fungsi pencegahan yang dilakukan Bawaslu sesuai UU 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum Pasal 102 ayat (1) huruf C akan lebih baik jika Bawaslu bersinergi dengan seluruh stakeholder. Mahasiswa dapat berperan sebagai pelopor pencegahan politik uang dengan aktif mengawasi jalannya Pemilu dan Pemilihan karena mahasiswa sebagai agent of change yang pastinya memiliki banyak inovasi dan strategis dalam mencegah terjadinya pelanggaran Pemilu khususnya politik uang,” tutur Bahrudin.
Di akhir acara, Bahrudin memberikan closing statement dengan menyampaikan bahaya politik uang yang tidak boleh dianggap sepele. Ia juga berharap apa yang disampaikan hari ini dapat menjadi motivasi mahasiswa untuk berperan aktif mengawasi pemilu, untuk demokrasi yang lebih baik ke depannya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.