Tandaseru — Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kota Ternate, Maluku Utara, tahun 2022 diprediksi mengalami defisit hingga Rp 60 miliar.

Prediksi itu disampaikan Ketua DPRD Kota Ternate Muhajirin Bailussy usai menggelar rapat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Ternate di Gedung DPRD Kota Ternate, Senin (4/7).

Diketahui, rapat yang dihadiri Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman ini membahas rencana penyampaian KUA-PPAS APBD-P 2022 dan APBD 2023 yang dijadwalkan pada 25 Juli 2022 nanti.

Muhajirin mengatakan, prediksi defisit mencapai puluhan miliar itu membuat Pemkot Ternate harus lebih optimal dalam merumuskan APBD-P 2022. Jika tidak, maka defisit ini bisa terus berlanjut hingga ke APBD induk 2023 nanti.

“Kalau misalnya ada penambahan anggaran harus dibikin penyesuaian-penyesuaian sehingga defisit itu tidak terlalu besar,” jelas dia.