Tandaseru — Menghadapi Konferensi Wilayah Nahdlatul Ulama Maluku Utara 28-29 Mei mendatang, sejumlah harapan dan ekspektasi disuarakan. Tujuannya adalah agar konferensi lebih berkualitas dengan memantapkan program pro umat.

Hal ini diungkapkan dalam diskusi serial dengan tema “Stabilitas dan Akselerasi Organisasi Bahan Pemikiran Anak Muda NU Menyambut Konferensi Wilayah NU Maluku Utara” yang digelar di Kota Ternate, Selasa (10/5) malam.

Diskusi yang menghadirkan kalangan generasi muda NU itu mencuat adanya kehendak untuk regenerasi kepengurusan. Salim Taib yang juga Wasekjen GP Ansor menyatakan sudah saatnya dilakukan regenerasi dengan membangun spirit perjumpaan dan silaturahmi sehingga regenerasi dibangun dalam tradisi ke-NU-an.

Sementara Sekretaris Wilayah NU Malut Abubakar Abdullah dalam pemaparannya berharap NU terbebas dari dikotomi primordial. Sebaliknya, lebih mengutamakan syarat manajerial yang dilandasi spiritualitas dalam tradisi NU yang kuat.

Turut hadir dalam diskusi tersebut Sekretaris ISNU Malut Adnan Mahmud, Dr. Fahrur, Ketua DPRD Kota Ternate Muhajirin Bailussy, dan sejumlah Komisioner Bawaslu.