Tandaseru — Bupati Pulau Morotai, Maluku Utara, Benny Laos, mencopot dua pejabat eselon II di lingkungan pemerintah daerah. Dua pejabat tersebut adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Ramlan Drakel dan Kepala Bagian Pemerintahan Sofia Doa.
Pencopotan dua pejabat ini disebabkan kinerja yang tak bagus.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pulau Morotai Kalbi Rasid yang dikonfirmasi membenarkan adanya pergantian pejabat. Ia mengatakan, Ramlan dinonaktifkan, sedangkan Sofia dinonjobkan.
Posisi Ramlan digantikan Suriani Antarani, sementara Sofia diganti Faisal Kudo.
“Kedua pejabat tersebut dibebastugaskan berdasarkan SK Nonjob dan Nonaktif. Saya pikir itu hal yang biasa,” kata Kalbi di ruang kerjannya, Senin (14/3).
Menurut Kalbi, Bupati memiliki penilaian tersendiri terhadap kinerja bawahan. Jika menurut Bupati kinerja bawahan tidak mencapai target maka harus diistirahatkan.
“Mungkin ada waktu bagi dia untuk bisa melakukan refleksi terhadap kepemimpinan dia. Kalau setelah itu sudah bisa ya kembali diaktifkan lagi,” cetusnya.
Gaji Ramlan dan Sofia selaku ASN, kata Kalbi, tetap berjalan seperti biasa. Hanya tunjangan jabatan yang tak didapat.
“Tetap menjaga kinerja agar tetap stabil. Itu juga menjadi penilaian tersendiri bagi pimpinan,” pesan Kalbi untuk pejabat pengganti yang baru.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.