Tandaseru — Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Pulau Morotai, Maluku Utara, kali ini diikuti 150 peserta. Para peserta dari 6 kecamatan ini berlomba memperebutkan tiket menuju MTQ tingkat provinsi.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Pulau Morotai Sahril Totona mengungkapkan MTQ akan berlangsung hingga 3 Maret.
“Ada tujuh jenis mata lomba yang dilombakan panitia di MTQ tahun ini,” ungkapnya, Selasa (1/3).
“Yang pertama itu seni baca Quran dan tilawah. Itu kategorinya ada tiga yaitu tilawah anak putra-putri, tilawah remaja putra-putri, dan tilawah dewasa putra-putri. Kemudian cabang lomba hafidz Quran, itu kategorinya ada lima yaitu hafalan 1 juz dan tilawah putra-putri, hafalan lima juz dan tilawah putra-putri, 10 juz putra-putri, 20 juz putra-putri sampai 30 jus putra-putri,” sambungnya.
Mata lomba berikutnya adalah fahmil Quran yang juga memiliki kategori putra dan putri. Begitu juga Sahhi Quran dengan kategori putra-putri.
“Kemudian Hattil Quran ada kategori kaligrafi naskah, mushaq, dekoratif, dan kontemporer. Dua yang tambahan itu Qir’ah. Qir’ah sabah dan mujawal, dan karya ilmiah Alquran,” paparnya.
Sahril bilang, momentum pelaksanaan MTQ kabupaten ini untuk menyeleksi qori dan qoriah terbaik Morotai yang nantinya diikutsertakan di MTQ tingkat provinsi.
“Juri semuanya 17 orang, terdiri dari provinsi 4 orang, sisanya juri lokal. Yang lokal ini juga mereka sudah pernah menjadi dewan hakim di tingkat provinsi. Total hadiah yang diperebutkan sebesar Rp 300 juta,” pungkasnya.
Tinggalkan Balasan