Tandaseru — Wakil Bupati Pulau Morotai, Maluku Utara, Asrun Padoma, bertandang ke Kecamatan Pulau Rao.
Asrun menyeberangi laut dengan ketinting (perahu bermesin, red) dari Desa Wayabula. Ketinting itu merupakan salah satu moda transportasi di kecamatan pulau tersebut. Warga setempat menyebutnya taksi.
Setibanya di Pulau Rao, Sabtu (4/9), Asrun disambut hangat warga. Ia pun langsung dihujani berbagai aduan persoalan yang dihadapi warga.

Salah satu persoalan yang mengganggu adalah putusnya jembatan penghubung antardesa.
“Jembatan Posi-posi dan Leo-leo, tapi di Desa Leo-leo itu yang besar itu putus. Kalau banjir tara bisa lewat, kalau pake rakit banjir datang dia anyor,” ungkap Yones, warga Desa Saminyamau.
Yones bilang, jembatan tersebut kehilangan fungsinya saat hujan dan air pasang lantaran tak bisa dilewati.
“Memang sejak dulu, bukan baru sekarang. Terus di Desa Saminyamau kadara juga tarada jalan sehingga anak-anak sekolah tara bisa lewat. Jadi tolong, asal anak-anak sekolah biar bisa lewat,” pintanya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.