Tandaseru — Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, kembali mendapatkan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Maluku Utara. Penghargaan dari BPK Ini merupakan yang ketujuh kalinya secara berturut-turut diraih Pemkot Tidore sejak 2015.
Wali Kota Tidore Capt. Ali Ibrahim menerima langsung Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2020 yang diserahkan oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi Maluku Utara di Ternate, Jumat (21/5).
Wali Kota dua periode itu mengatakan, penghargaan WTP ini merupakan suatu tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah ke depan. Menurutnya, dengan raihan WTP tersbut, pemkot bukan hanya harus lebih giat lagi untuk mempertahankan predikat yang ke-7 kalinya sejak 2015 itu, melainkan dengan raihan WTP tersebut dapat terus memotivsi kerja-kerja pemerintahan yang jauh lebih baik ke depan.
“Harapan saya sebagai kepala daerah ke depan, setiap aparatur dalam hal ini ASN dari desa sampai tingkat kelurahan dan lecamatan semua harus bekerja berbasiskan IT dan sesuai dengan aturan yang berlaku,” harap Ali.
Ali menegaskan, pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan perwakilan BPK Maluku Utara guna meminta petunjuk teknis terkait laporan keuangan, sehingga Pemkot dalam mengeluarkan laporan keuangan tidak keluar dari aturan.
“Kami selalu berkoordinasi agar dalam laporan tidak terjadi penyimpangan dan merugikan negara, itu yang kami hindari. Alhamdulillah, walaupun belum sempurna 100% kami selalu koordinasi dengan BPK,” tegasnya.
Wakil Wali Kota Tikep, Muhammad Sinen yang mendampingi Ali Ibrahim saat menerima LKPD juga memberikan janji yang sama, bahwa tetap akan pertahankan WTP dari BPK hingga masa jabatan berakhir.
“Kami tetap mempertahankan WTP ke depan sehingga lebih bagus lagi, lebih baik dan lebih aman dan keterbukaan, transparansi kepada publik. Dengan kita mengikuti perkembangan sistem aplikasi jika ada perubahan-perubahan anggaran sehingga temuan atau terjadi kecurangan seperti korupsi itu tidak ada,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.