Tandaseru — Bupati Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Benny Laos menyerahkan 17 unit bantuan bus dari Kementerian Perhubungan. Kendaraan ini digunakan untuk mengantar jemput anak sekolah dan para guru sekolah unggulan.
Bus-bus tersebut diserahkan ke SD dan SMP dan diterima langsung para kepala sekolah. Penyerahan dipusatkan di SD Unggulan 1 Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Selasa (2/2).
Dalam sambutannya, Benny meminta bus-bus tersebut dijaga dengan baik.
“Fasilitas bus nanti tetap ditambah. Kebutuhan secara normatif itu berarti 55 sampai 60 bus, berdasarkan Menteri Pendidikan. Maka kita bisa minimal dapat 35 sampai 40. Jadi bus ini hanya melayani jarak di atas radius 3 kilometer,” ungkapnya.
Benny bilang, ia sudah meminta bantuan bus lagi dan dijanjikan Kemenhub paling lambat tahun depan.
“Mudah-mudahan kita bisa lengkapi. Mudah-mudahan standar minimalnya kita bisa penuhi di tahun ini, tapi paling lambat tahun depan,” janjinya.

Kepada para kepala sekolah, ia menititipkan pesan agar bus yang sudah ada ini dijaga dengan baik.
“Para kepala sekolah, bus ini tolong dijaga. Saya titip bus ini tanggung jawab kepala sekolah, tidak bisa dipindahtangankan. Otoritas hanya kepala sekolah dan Kadis Pendidikan, di luar itu tidak. Termasuk Bupati, tidak,” tegas Benny.
“Jadi kalau saya perlu pakai, saya tetap lapor ke Kadis Pendidikan. Kenapa? Kalau saya by pass langsung ke bapak (kepala sekolah) maka akan ganggu proses belajar bapak ibu,” ujarnya.
Ia juga menekankan, bus tak bisa beroperasi di luar radius sekolah.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.