Tandaseru — Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku Utara Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan didampingi sejumlah pejabat internal BNN menemui Sekretaris Daerah Malut Samsuddin A. Kadir. Pertemuan tersebut digelar di Ruang Rapat Sekprov, Selasa (26/1).
Kepala Biro Protokol, Kerjasama dan Komunikasi Publik Rahwan K. Suamba menjelaskan, sebelum menemui Gubernur Abdul Gani Kasuba, Kepala BNN dan staf lebih dulu melakukan pertemuan bersama Sekprov.
Dalam pertemuan itu, Sekprov didampingi Kepala Dinas Sosial Muhamad Ismail, Karo PKKP Rahwan K. Suamba, Kepala Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral Hasyim Daeng Barang, Plt Kepala Biro Pemerintahan Taufik Marasabessy dan sejumlah OPD terkait seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Badan Kesbangpol.
Dalam pertemuan tersebut, selain Kepala BNN memperkenalkan diri sebagai pejabat baru, juga dibahas beberapa hal diantaranya rencana penggunaan rumah rehabilitasi yang dibangun oleh Kementerian Sosial RI di Ternate dengan mengajukan draft perjanjian kerjasama (PKS) dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
Selain itu, Kepala BNN juga meminta Karo PKKP untuk membantu mengkampanyekan bahaya narkoba.
Ia menyampaikan bahwa Maluku Utara adalah daerah kecil namun tingkat peredaran narkoba terus meningkat di mana setingkat penghuni lembaga pemasyarakatan juga sudah menjadi bandar narkoba.
Oleh karena itu, ia berharap agar Pemprov dapat bekerjasama dengan BNN untuk lebih gencar melakukan kampanye tentang bahaya narkoba.
Sekprov pun menyambut baik rencana Kepala BNN dengan meminta Dinas Sosial, Biro PKKP, Dinas PMD dan Kesbangpol memperhatikan bentuk kerja sama yang akan dilakukan. Seperti Dinas PMD dimana telah dibentuk desa sadar narkoba dan kerja sama yang telah dilakukan setiap tahunnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.