Tandaseru — Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun (FIB-Unkhair) diberi edukasi mengenai peran dan fungsi Bank Indonesia (BI) sebagai bank sentral, khususnya stabilitas ekonomi nasional serta mendorong sistem pembayaran non-tunai di Indonesia.

Edukasi tersebut dikemas melalui program BI Goes to FIB yang berlangsung di Aula FIB, Kampus II Unkhair, Ternate, Rabu (6/05/2026).

Selain memahami kebijakan strategis BI, mahasiswa juga diperkenalkan pada berbagai peluang karier, dan jalur rekrutmen yang terbuka bagi generasi Z dari beragam latar belakang keilmuan.

Dekan FIB Unkhair, Nurain Jalaluddin, S.S., M.A., menyampaikan pentingnya memberikan pemahaman kepada mahasiswa terkait peluang karier lintas disiplin.

Menurutnya, lulusan FIB memiliki kesempatan besar untuk berkarier di lembaga strategis seperti Bank Indonesia, tidak terbatas hanya bagi lulusan ekonomi.

Materi utama disampaikan Asisten Pelaksana Divisi Manajemen Internal Bank Indonesia, Jusri Yusuf. Ia memaparkan peran dan fungsi bank sentral Indonesia, perkembangan sistem pembayaran non-tunai yang semakin masif, serta berbagai program strategis BI.

Jusri menambahkan, kemampuan analisis, komunikasi, serta pemahaman sosial-budaya yang dimiliki mahasiswa FIB menjadi nilai tambah dalam mendukung kerja-kerja Bank Indonesia, khususnya dalam pendekatan kebijakan yang berbasis masyarakat.

Selain edukasi, kegiatan ini juga menjadi langkah awal penjajakan kerja sama antara FIB Unkhair dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara. Kedua pihak saat ini tengah mengarah pada penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) serta implementasi kerja sama institusional.

Rencana kerja sama tersebut mencakup program magang bagi mahasiswa dari Program Studi Sastra Inggris, Sastra Indonesia, Ilmu Sejarah, Antropologi Sosial, hingga Usaha Perjalanan Wisata, serta pelibatan mahasiswa di berbagai kegiatan Bank Indonesia.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Ika Fuji Rahayu
Reporter