Tandaseru — Desa Tewil, Kecamatan Kota Maba, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), berhasil mengukir prestasi gemilang di kancah nasional.
Desa ini sukses meraih posisi 4 besar nasional dalam kategori Film Pendek pada ajang bergengsi Jaga Desa Awards yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Agung RI.
Pencapaian ini menjadi catatan sejarah bagi Provinsi Maluku Utara. Pasalnya, dari ribuan desa yang berpartisipasi di seluruh Indonesia, Desa Tewil menjadi satu-satunya perwakilan dari Bumi Moloku Kie Raha yang berhasil membawa pulang penghargaan dalam kompetisi tersebut.
Kemenangan Desa Tewil diraih melalui karya visual berjudul “Sebelum Tanda Tangan”. Film pendek ini mengusung pesan moral yang mendalam mengenai integritas aparatur desa dalam menjalankan tugas. Ketelitian dan transparansi sebelum menandatangani dokumen administrasi. Edukasi Anti-Korupsi yang dikemas secara kreatif untuk mendukung program “Jaga Desa” Kejaksaan RI.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung saat acara puncak penganugerahan di Ballroom Fairmont Jakarta, Minggu (19/04/2026). Hadir menerima penghargaan tersebut Kepala Desa Tewil, didampingi oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Halmahera Timur, Firdaus Afandi, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Haltim, Khalid Abbas.
Kepala Dinas PMD Haltim, Khalid Abbas, menyatakan rasa bangganya atas dedikasi perangkat desa dan tim kreatif Desa Tewil. Menurutnya, prestasi ini membuktikan bahwa SDM di Halmahera Timur memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional.
”Ini adalah sejarah baru bagi Maluku Utara, khususnya Halmahera Timur. Desa Tewil membuktikan bahwa semangat transparansi dan antikorupsi bisa dikemas secara kreatif dan diakui secara nasional,” ujar Khalid.
Kejaksaan Agung RI memberikan apresiasi tinggi terhadap desa-desa yang aktif berpartisipasi. Sinergi antara Kejaksaan dan Pemerintah Desa dinilai sebagai kunci utama dalam mencegah penyalahgunaan dana desa serta mempercepat pembangunan di wilayah pelosok.
Dengan prestasi ini, Desa Tewil kini resmi menjadi barometer bagi desa-desa lain di Maluku Utara dalam hal inovasi komunikasi publik dan komitmen mewujudkan pemerintahan desa yang bersih.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.