Tandaseru – Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Selasa (14/4/2026) dini hari. Akibat peristiwa tersebut, puluhan rumah warga di tiga desa dilaporkan mengalami kerusakan.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku Utara, bencana terjadi sekitar pukul 03.00 WIT dan berdampak pada Desa Rabutdaiyo, Desa Dalam, dan Desa Gorup.
Dampak Kerusakan
Kepala Pelaksana BPBD Maluku Utara, Fehby Alting, mengonfirmasi meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, sebanyak 26 Kepala Keluarga (KK) terdampak langsung. Kerusakan bangunan sepenuhnya terfokus pada hunian warga dengan rincian:
- 26 unit rumah mengalami rusak sedang.
- 27 unit rumah mengalami rusak ringan.
“Fasilitas umum seperti rumah ibadah, sarana pendidikan, dan pusat pelayanan publik dilaporkan tetap aman dan tidak mengalami kerusakan,” ujar Fehby dalam laporan tertulisnya, Kamis (16/4/2026).
BPBD Provinsi Maluku Utara telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Halmahera Selatan untuk melakukan langkah-langkah darurat, mulai dari pemantauan dampak hingga pendataan valid di lokasi kejadian.
Saat ini, situasi di Pulau Makian dilaporkan mulai kondusif dan masyarakat mulai beraktivitas kembali. Namun, Fehby mengimbau warga tetap waspada mengingat potensi hujan ringan hingga sedang yang disertai angin kencang masih mungkin terjadi di wilayah tersebut.
Pemerintah daerah kini memprioritaskan langkah rehabilitasi rumah warga yang rusak. Hal ini menjadi kebutuhan paling mendesak agar warga terdampak dapat segera menempati hunian mereka dengan aman dan nyaman kembali.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.