Tandaseru – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) menerima kunjungan kerja Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dalam rangka pengawasan pelaksanaan Undang-Undang Energi sekaligus memperkuat sinergi dalam pengembangan sistem ketenagalistrikan di wilayah Maluku dan Maluku Utara, Senin (13/4/2026).

General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko, menegaskan PLN terus berkomitmen menghadirkan listrik yang andal dan merata hingga ke wilayah kepulauan, sekaligus mendorong pengembangan energi yang lebih efisien dan berkelanjutan.

“Rasio elektrifikasi di Maluku saat ini telah mencapai 98 persen. Ini menjadi bukti komitmen PLN dalam menghadirkan listrik hingga ke pelosok, termasuk melalui program Super Sun yang ditujukan untuk menjangkau daerah terpencil dan mendukung elektrifikasi di wilayah 3T, termasuk sekolah rakyat,” ujar Noer.

Lebih lanjut, Noer menjelaskan PLN terus mengembangkan potensi energi baru terbarukan (EBT) di wilayah Maluku dan Maluku Utara. Beberapa potensi yang tengah dikaji antara lain tenaga surya di Pulau Seram serta panas bumi di Jailolo, Maluku Utara.

Di sisi lain, PLN UIW MMU juga melakukan optimalisasi pemanfaatan energi gas melalui koordinasi dengan PLN Pusat dan PLN Energi Primer Indonesia (EPI) sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi dan menekan biaya pokok penyediaan listrik.

Dalam kesempatan tersebut, PLN juga menyampaikan karakteristik wilayah kepulauan menjadi tantangan tersendiri yang terus direspons melalui penguatan sistem, inovasi layanan, serta pengembangan skema kelistrikan yang adaptif. Penggunaan pembangkit berbasis BBM saat ini masih menjadi solusi menjaga keandalan sistem, khususnya pada wilayah yang belum terjangkau infrastruktur energi alternatif, sembari terus dilakukan upaya penyesuaian menuju pemanfaatan energi yang lebih efisien.

Sementara itu, DPD RI menyoroti sejumlah isu strategis, di antaranya terkait bauran energi, pemanfaatan energi alternatif, keandalan listrik di wilayah luar Pulau Ambon, hingga peluang pengembangan interkoneksi antar pulau. DPD RI juga mendorong penguatan pemanfaatan potensi energi yang cukup besar di wilayah Maluku.

Pimpinan Komite II DPD RI, A. Abd. Waris Halid, menyampaikan kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan sekaligus upaya memastikan pengelolaan energi dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

“Kami mengapresiasi upaya PLN dalam menghadirkan listrik hingga ke wilayah terpencil. Ke depan, kami mendorong penguatan keandalan sistem kelistrikan serta pengembangan energi agar dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Maluku, Abdul Haris, yang menyampaikan wilayah Maluku memiliki potensi besar dalam pengembangan energi, seperti panas bumi di Pulau Buru dan Pulau Seram, biomassa, serta mikrohidro yang ke depan menjadi peluang strategis untuk terus dikembangkan dalam mendukung bauran energi daerah.

Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi antara DPD RI, pemerintah daerah, dan PLN mendorong pengembangan sistem ketenagalistrikan yang lebih andal dan efisien di wilayah Maluku dan Maluku Utara.

Sahril Abdullah
Editor
Sahril Abdullah
Reporter