Tandaseru – Festival Teluk Jailolo (FTJ) kembali menorehkan prestasi gemilang dengan berhasil menembus jajaran Karisma Event Nusantara (KEN) tahun 2026. Capaian ini menjadi kali kelima berturut-turut bagi ajang tahunan kebanggaan Kabupaten Halmahera Barat tersebut dipilih oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI sebagai salah satu event unggulan nasional.

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Halmahera Barat, Fenny Kiat, menyatakan keberhasilan ini diraih setelah melalui tahapan seleksi ketat mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga penilaian oleh kurator profesional di tingkat nasional.

“Tahun 2026, FTJ mengusung tema ‘Cultural Heritage, Collaboration For Upscale Tourism‘. Ini menegaskan bahwa nilai jual utama kita adalah warisan budaya yang dikemas dalam atraksi menarik melalui kolaborasi lintas sektor agar pariwisata kita naik kelas,” ujar Fenny, Minggu (26/1/2026).

Jadwal dan Rangkaian Acara

Gelaran FTJ 2026 dijadwalkan berlangsung pada 17-20 Juni 2026. Sejumlah program unggulan yang akan memeriahkan festival ini meliputi:

• Ritual Adat: Ritual Sigofi Ngolo (bersih laut) dan Orom Sasadu.

• Edukasi & Ekspedisi: Orom Sasadu Goes to School dan Ekspedisi Wallace.

• Atraksi Budaya: West Halmahera Cultural Parade dan panggung spektakuler Sasadu on the Sea.

• Olahraga & Ekonomi: Jailolo Fun Run 2026, Jailolo Food Bazaar, dan Gerakan Wisata Bersih (GWB).

Dampak Ekonomi dan Prestasi

Fenny menambahkan, FTJ kini menjadi barometer penyelenggaraan event di Maluku Utara. Selain meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor akomodasi dan belanja wisatawan, festival ini juga memicu lahirnya destinasi wisata baru serta menghidupkan sanggar-sanggar seni kreatif di tingkat desa.

“FTJ bahkan telah melahirkan talenta kelas dunia melalui pementasan Cry Jailolo dan Balabala. Ke depan, kami menargetkan FTJ bisa masuk dalam jajaran 10 Besar KEN dan berharap pada tahun 2030, setiap kecamatan di Halmahera Barat memiliki minimal satu event pariwisata sendiri,” pungkasnya.

Sahril Abdullah
Editor
Mardi Hamid
Reporter