Tandaseru — Intensitas hujan yang sangat tinggi pada Kamis (21/11/2025) siang menyebabkan sejumlah permukiman warga dan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di pusat Kecamatan Sangowo, Morotai Timur, Kabupaten Pulau Morotai, terendam banjir.
Banjir terjadi sekitar pukul 11.00 hingga 12.00 WIT setelah hujan deras mengguyur selama kurang lebih 11 jam. Akibatnya, air sungai dari pegunungan meluap hingga mencapai ketinggian lutut orang dewasa.
Luapan air berdampak pada sejumlah rumah di Desa Sangowo Barat dan sekitarnya, termasuk merendam TPU.
Salah satu warga Sangowo Barat, Anti, mengungkapkan bahwa permukiman mereka sudah hampir dua tahun belakangan sering terdampak banjir.
”Air terendam itu karena tadi ini hujan deras kurang lebih 11 jam siang. Makanya air kebun itu meluap di rumah warga dan kuburan sampai ke rumah warga,” ungkap Anti.
Tindakan Cepat Pemerintah Daerah
Menanggapi bencana ini, Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, langsung mengambil langkah cepat. Ia segera memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Morotai untuk membuat drainase dan melakukan penanganan.
”Iya, ini mesti cepat di atasi. Karena kasihan juga banyak kuburan dan rumah warga yang jadi korban banjir ketika terjadi banjir,” ujar Rusli melalui sambungan telepon.
Secara terpisah, Kepala Dinas PUPR Morotai, Fahmi Usman, membenarkan bahwa timnya langsung bergerak cepat pasca-hujan.
”Karena Sangowo adalah daerah banjir, maka segera dilakukan penanganan cepat,” kata Fahmi.
Fahmi menambahkan, pada hari ini juga tim PUPR telah mengerahkan alat berat ke lokasi bencana. Pengerahan ini bertujuan untuk menormalisasi sungai di kawasan tersebut sesuai arahan dari Bupati.
”Jadi, hari ini langsung kita turunkan alat berat untuk kerja. Arahan pak Bupati tadi, turunkan alat berat langsung dikerjakan,” tegas Fahmi.
Warga setempat berharap Pemerintah Daerah dapat mengambil langkah permanen untuk mengantisipasi luapan air di Sangowo Barat yang telah terjadi berulang kali selama bertahun-tahun.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.