Tandaseru — Basarnas berhasil menemukan dan mengevakuasi longboat yang mengalami mati mesin di perairan Siko, Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara. Kelima nelayan yang menumpangi longboat ditemukan dalam keadaan selamat.
Kepala Basarnas Ternate Muhammad Arafah mengungkapkan, pada pukul 09.25 WIT, Minggu (13/12), KN SAR Pandudewanata tiba di lokasi matinya mesin longboat untuk melakukan pencarian.
Pukul 10.23, didapat informasi dari keluarga bahwa korban sudah bisa berkomunikasi dengan keluarga dan menyatakan tengah berada di sekitar perairan Tidore.
“Selanjutnya pukul 11.03, saya juga dapat berkomunikasi dengan korban dan mendapatkan informasi bahwa korban terapung-apung mati mesin sudah berada di sekitar perairan Tidore,” tutur Arafah.
KN SAR Pandudewanata akhirnya berhasil menemukan seluruh korban dalam keadaan selamat di koordinat kurang lebih 27.97 NM dari LKP pukul 12.54.
“Selanjutnya 2 orang korban bernama Rusli dan Junaidi dievakuasi ke atas KN SAR Pandudewanata, sementara 3 orang bertahan di atas longboat untuk membawa longboat yang berjalan dikawal oleh KN SAR Pandudewanata menuju Pelabuhan Ahmad Yani Ternate,” terang Arafah.
Pukul 15.05, KN Pandudewanata tiba di Ternate dan semua korban diserahkan kepada pihak keluarga. Adapun para korban adalah Yamin (32 tahun), warga Tafure; Rusli (24 tahun), warga Salero; Nage (19 tahun), warga Salero; Juniadin (22 tahun), warga Tafure; serta Harlin (42 tahun), warga Tafure.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.