Tandaseru — Seorang nelayan bernama Jamaudin Liang (50 tahun), warga Desa Fatkauyon, Kecamatan Sulabesi Timur, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, dilaporkan belum kembali sejak pergi melaut pada Selasa, 29 September 2026. Tim SAR Gabungan kini telah dikerahkan untuk melakukan upaya pencarian di perairan Sula.

Kronologi bermula saat korban berangkat melaut menggunakan satu unit longboat bermesin 15 PK pada Selasa pukul 05.00 WIT. Namun, hingga malam hari korban tak kunjung kembali ke desa.

Pihak keluarga bersama masyarakat setempat sempat melakukan upaya pencarian mandiri, tetapi belum membuahkan hasil. Karena khawatir, keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Kepala Desa Fatkauyon untuk diteruskan ke Unit Siaga SAR (USS) Sanana guna meminta bantuan pencarian.

Laporan resmi diterima USS Sanana dari Kepala Desa Fatkauyon pada Kamis, 1 Oktober 2026, sekitar pukul 13.05 WIT. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim langsung bergerak menuju Last Known Position (LKP) untuk menyisir lokasi bersama warga.

Kepala Kantor SAR Ternate melalui Komandan Pos USS Sanana, Fahari Yosua, mengonfirmasi kendala cuaca di lapangan sempat menghentikan sementara proses pencarian pada hari pertama.

“Tim setelah menerima laporan kemudian mempersiapkan peralatan serta alut, kemudian bergerak menuju LKP untuk bersama masyarakat melakukan pencarian terhadap korban. Namun kondisi di lokasi tidak bersahabat sehingga operasi pun dihentikan sementara dengan hasil nihil dan akan dilanjutkan pada hari kedua besok,” ujar Fahari.

Operasi pencarian ini melibatkan sedikitnya 9 personel gabungan yang terdiri dari 5 personel Tim Rescue USS Sanana, 2 personel Polair, serta 2 orang perwakilan masyarakat.

Sahril Abdullah
Editor
Sahril Abdullah
Reporter