Tandaseru – Anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Sarmin Mustari, menyerap langsung aspirasi kelompok tani di Kelurahan Dokiri dalam kegiatan reses yang digelar pekan ini. Pertemuan ini menjadi fokus mendengarkan kebutuhan mendesak para petani serta masukan mereka terkait pengembangan sektor pertanian di wilayah setempat.

Dalam dialog bersama kelompok tani, Sarmin menjelaskan sejumlah program pembangunan, baik fisik maupun nonfisik yang telah dijanjikan, belum dapat direalisasikan sepenuhnya tahun ini. Keterbatasan tersebut, jelasnya, murni disebabkan adanya pengurangan Dana Transfer ke Daerah (TKD) yang berdampak pada kondisi keuangan daerah.

“Bukan tidak berbuat, tetapi belum bisa dilaksanakan tahun ini. Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat,” ujar Sarmin, menegaskan bahwa penundaan kegiatan bukan karena ingkar janji, melainkan karena kemampuan anggaran yang belum memungkinkan.

Meskipun demikian, politikus PDI Perjuangan tersebut memastikan ia akan terus memperjuangkan program-program prioritas yang ditujukan langsung bagi kelompok tani. Ia menekankan pentingnya penyaluran program secara kolektif agar manfaatnya dapat dirasakan lebih merata dan efektif.

“Program harus berpihak pada kelompok tani sebagai penerima manfaat langsung. Saya akan terus mendorong agar kebutuhan mereka menjadi prioritas,” tegas Sarmin.

Kelompok tani yang hadir menyambut baik kegiatan reses tersebut dan berharap aspirasi yang mereka sampaikan dapat segera ditindaklanjuti dalam proses perencanaan dan penganggaran daerah pada periode mendatang.

Di akhir pertemuan, sebagai bentuk dukungan nyata, Sarmin menyerahkan bantuan berupa pupuk paten, bibit tomat, dan bibit cabai kepada petani untuk membantu penanaman kembali pascapanen.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Ika Fuji Rahayu
Reporter