Tandaseru — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, menggelar sosialisasi mitigasi gempa dan tsunami kepada pelajar SMK Negeri 5 Taliabu, Rabu (8/10).

Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan siswa terhadap potensi bencana alam, khususnya gempa bumi dan tsunami.

Para peserta terlihat antusias mengikuti materi yang disampaikan tim BPBD Pulau Taliabu.

Dalam kegiatan ini, pemateri memberikan penjelasan tentang tanda-tanda awal bencana, langkah-langkah penyelamatan diri, hingga prosedur evakuasi cepat ketika terjadi gempa maupun potensi tsunami.

Selama 90 menit peserta disuguhkan materi dengan metode presentasi interaktif, diskusi kelompok, simulasi sederhana, dan pemutaran video edukatif.

“Indonesia termasuk daerah dengan risiko gempa dan tsunami. Karena itu, siswa perlu dibekali pengetahuan agar tahu apa yang harus dilakukan saat bencana terjadi,” Kepala BPBD Taliabu Burhanudin Kaunar.

Sebagai negara yang berada berada di pertemuan tiga lempeng besar dunia, Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik, sehingga Indonesia menjadi salah satu negara paling rawan gempa di dunia.

Ia juga menyinggung sejumlah studi kasus bencana besar, seperti gempa dan tsunami Aceh 2004 serta Palu 2018. Dua bencana itu memberikan gambaran nyata tentang besarnya dampak bencana jika masyarakat tidak siap.

“Bencana tidak bisa kita hindari, tapi dampaknya bisa diminimalkan dengan pengetahuan dan kesiapsiagaan. Itulah yang kita tanamkan kepada siswa hari ini,” tegasnya.

Editor
Reporter