Tandaseru — Ratusan honorer di lingkup Pemerintah Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali mendatangi Kantor DPRD setempat untuk meminta kepastian pengusulan menjadi honorer paruh waktu.

Kedatangan ratusan honorer ini disambut unsur pimpinan hingga anggota DPRD, dan dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin (6/10/2025).

Ketua Komisi I DPRD Yoram Uang menyampaikan, pada September lalu pihaknya dan Ketua DPRD Ibnu Saud Kadim, bersama Wakil Bupati Djufri Muhamad, telah menemui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB).

Yoram menjelaskan, dalam pertemuan tersebut, Kemenpan-RB menyebutkan, masih terdapat 123 daerah yang belum melakukan pengusulan, sehingga dalam waktu dekat Kemenpan-RB akan membuka server untuk pengusulan honorer paruh waktu.

“Pada prinsipnya, DPRD tetap mendorong agar tidak terjadi PHK massal. Apapun konsekuensi anggaran daerah, kita harus mengakomodir nasib para tenaga honorer,” cetus Yoram.

Waketum DPP Apdesi ini menyatakan niat tersebut disetujui seluruh fraksi, terutama Fraksi Demokrat. Menurutnya, tidak ada lagi perdebatan politik dalam hal ini, sebab menyangkut nasib dan masa depan generasi.

“Yang pasti DPRD secara kelembagaan semua menyetujui, agar generasi kita ini diangkat jadi paruh waktu,” tuturnya.

Yoram mengatakan, 1.405 tenaga honorer sudah masuk usulan. Hanya saja masih menunggu pihak Kemenpan-RB membuka server untuk dilakukan penginputan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Ia menambahkan, hingga saat ini dirinya masih melakukan komunikasi dengan pihak KemenpanRB.

“Komunikasi terakhir tadi saya dengan pihak Kemenpan-RB, masih menunggu daerah-daerah yang mengusulkan. Tapi kami tidak bisa pastikan hari ini atau besok, karena bukan kewenangan kami. Tapi kami terus berkomunikasi agar akhir tahun ini semua sudah harus diakomodir,” pungkasnya.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Mardi Hamid
Reporter