Tandaseru — Bangunan musala kantor DPRD kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, yang belum difungsikan kini sudah rusak. Kerusakan terjadi di bagian plafon gipsum di dalam maupun luar musala.

Selain rusak, bangunan ini kerap menjadi tempat berteduhnya anjing liar di lingkungan tersebut. Rumput liar juga tampak tumbuh di sekeliling bangunan.

Husen, salah satu warga di lingkungan setempat, menyayangkan sikap Sekretariat DPRD yang terkesan membiarkan aset daerah tersebut.

“Harusnya bisa dibersihkan oleh Sekretariat Dewan. Kan itu untuk kepentingan ibadah para anggota DPRD dan staf, masak dibiarkan begitu saja?” ujarnya, Rabu (26/2/2025).

“Ini menandakan bahwa mereka tidak ada rasa memiliki, malas tahu. Kenapa? Karena sekelas rumah ibadah di depan mata saja dibiarkan ditumbuhi rumput liar dan menjadi tempat tinggal anjing, ini kan rusak sebenarnya,” sesal Husen.

Ia menambahkan, jika bangunan belum difungsikan, minimal bisa dibersihkan. Sebab lokasinya pun masih di dalam halaman kantor DPRD.

Sementara itu, salah satu staf Sekretariat DPRD yang enggan namanya dipublikasikan menyatakan informasinya musala itu belum selesai dikerjakan Dinas PUPR.

“Belum selesai dikerjakan, kayaknya tinggal finishing,” jelasnya.

Sekretaris DPRD Imam Mudo yang dikonfirmasi terpisah masih enggan berkomentar banyak lantaran tengah berada di luar daerah.

“Pulang dari ini baru cek kondisinya,” singkatnya.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Reporter