Tauhid yang kembali mencalonkan diri sebagai Wali Kota Ternate ini mengaku dirinya ingat betul sempat diuji oleh publik pada acara diskusi serupa yang digagas Komunitas Jarod pada 2020 silam.

“Jadi Insya Allah malam ini juga merupakan ujian awal,” timpal dia.

Menurut Tauhid, tema yang diusung dalam diskusi publik ini merupakan harapan dari masyarakat terhadap para calon pemimpin agar dapat membawa Maluku Utara lebih baik kedepannya.

Lewat diskusi ini pula, kata dia, atmosfir politik di Maluku Utara saat Pilkada serentak terlihat makin kritis. Terlebih lagi, penanggap dalam diskusi ini menghadirkan salah satu putra terbaik Maluku Utara yakni Dr. Margarito Kamis.

“Yang pasti bahwa kita menginginkan Maluku Utara ini tidak harus tertinggal, minimal dia harus maju dengan harapan pada pemimpin kita kedepan yang nanti akan dipilih langsung oleh masyarakat yang ada di Maluku Utara,” timpal dia.

Dalam kesempatan itu, Tauhid juga menyampaikan agenda cutinya di luar tanggungan negara, mulai 25 September 2024, karena akan berkampanye usai penetapan calon dan pengundian nomor urut calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate.

“Sekali lagi saya menyampaikan selamat atas bapak ibu sekalian, malam hari ini begitu antusias datang di sini memberi dukungan langsung pada upaya kita untuk mencari pemimpin terbaik di Maluku Utara,” pungkasnya.