Pada kunjungan hari pertama ini, Lilik juga menyambangi Pos Pengamatan Gunung Api Ibu yang berada di Desa Gamici. Dari pos itu, Lilik mendengar penjelasan terkait aktivitas vulkanik Gunung Api Ibu yang masih sering erupsi dan memuntahkan kolom abu dengan ketinggian yang bervariasi hingga 5.000 meter dari puncak.
Mengingat status Gunung Api Ibu telah naik menjadi level IV atau ‘AWAS’, maka PVMBG merekomendasikan agar wilayah radius 4 kilometer dengan perluasan sektoral berjarak 7 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara kawah aktif harus dikosongkan dari segala bentuk aktivitas apapun.
Pada radius sektoral dengan jarak 7 kilometer yang disebutkan, masih ada permukiman penduduk Desa Tuguis.
Tim gabungan dari pemda Halmahera Barat tengah melakukan sosialisasi terhadap warga yang masih tinggal di sana agar direlokasi ke lokasi yang lebih aman. Dalam upaya ini, Bupati Halmahera Barat akan turun langsung melakukan sosialisasi ini dengan pendekatan secara kekeluargaan.
“Tim dari pemda akan kembali melakukan sosialisasi persuasif kepada warga Desa Tuguis. Karena wilayah mereka berada di zona rawan. Nanti Pak Bupati akan turun langsung ke lapangan,” kata Lilik.
Selanjutnya, Sabtu (18/5), BNPB akan mengirimkan Tim Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan (Pusdatinkom) untuk mendukung pengelolaan data termasuk pendampingan posko media center sebagai diseminasi informasi kedaruratan bencana.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.