Jaksa KPK lantas menunjukkan bukti rekapan dari Bank Mandiri sejumlah nama yang melakukan transaksi maupun setor tunai. Mereka adalah Zaldy Kasuba, yang juga ajudan AGK, dengan setoran tunai masuk ke rekening sebanyak 1.731 kali dengan total nilai Rp 8.395.850.000.
Untuk rekening Mandiri nomor 1500011319058 juga terdapat uang masuk periode 2019 sampai Desember 2023 sebanyak 2.084 kali senilai Rp 23.227.208.466.
Sedangkan di rekening Husri Lalean, ajudan AGK, ada 298 kali transaksi dengan total nilai Rp 4.841.265.000. Untuk setor tunai 121 kali sebanyak Rp 707.300.000.
Lalu rekening Muhammad Nur Usman 229 transaksi senilai Rp 4 miliar lebih.
Riski mengaku, ada transfer atau transaksi masuk dan keluar yang tercatat dan juga tidak tercatat. Kalau data itu pihaknya sering minta ke kantor pusat.
“Ada rekening atas nama itu semua sudah direkap,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.