Oleh: Komaruddin Nursi Kasman Ar.

________

TINGGAL menghitung hari, bangsa Indoensia tak terkecuali kita di Maluku Utara akan memasuki pesta demokrasi limatahunan, Pemilu Presiden RI, di samping DPR dan DPD, tanggal 14 Februari. Para capres telah melakukan kampanye dan debat kandidat untuk menyampaikan visi, misi dan program yang akan dilaksanakan  nanti setelah mereka terpilih. Sebagai warga negara, kita dituntut untuk ikut menyukseskan Pemilu Presiden dengan cara menggunakan hak pilih kita. Di antara warga negara, kaum muda memiliki peran strategis. Peran tersebut, bukan karena jumlah kaum mudah yang sangat besar dan signifikan, tapi lebih dari itu, keikutsertaan kaum muda akan menentukan arah masa depan bangsa Indonesia, khususnya Maluku Utara. Pemuda seharusnya ikut berperan aktif, karena pemuda adalah masa depan itu sendiri.

Melalui catatan ini, saya menggugah kesadaran kita, sesama kaum muda untuk memanfaatkan momentum Pemilu ini, untuk menatap masa depan yang lebih jauh ke depan.

Wahai kaum muda Bumi Kie Raha!! Mau sampai kapan kita tertidur? Terlena akan mimpi yang indah penuh kebohongan. Rumah kita telah lama menunggu hadirnya generasi hebat yang mampu mengembalikan kejaayaan masa lalu kita kepangkuannya. Jika bukan kita, siapa lagi? Jika tidak sekarang, kapan lagi? Generasi orang tua sebelumnya, sudah tidak sanggup lagi mengemban tugas ini, sudah letih mereka dengan urusan mengubah pondasi mentalitas dalam tubuh generasi mereka sendiri. Lupakanlah ketenaran diri sendiri, hilangkanlah sifat yang lebih mementingkan diri sendiri, jauhilah mereka yang memiliki sifat tamak, haus kekuasaan, lebih-lebih yang menjadikan politik sebagai alat demi memenuhi kepentingan jangka pendek.

Saat ini, para pemuda terbukti menjadi pemeran penting dalam proses perubahan. Bagaimana tidak, mayoritas dari kesluruhan jumlah total pemilih yang akan memberikan hak suara/pilihnya pada pemilihan presiden RI periode 2024-2029 didominasi oleh generasi muda. Apa artinya? Artinya adalah bahwa para pemuda saat ini menjadi penentu dari masa depan bangsa Indonesia dalam beberapa tahun kedepan.

5 tahun itu bukanlah waktu yang sebentar. Dengan 5 tahun itu, banyak perubahan yang bisa terjadi. Baik perubahan yang bisa menghantarkan bangsa kita menuju ke era bermandikan cahaya, atau sebaliknya, perubahan yang nantinya akan mengubur bangsa kita dalam kegelapan. Hilangkanlah paham usang yang mengatakan bahwa siapapun Presiden yang terpilih, tidak akan ada yang berubah dalam hidup kita. Petani akan tetap bertani dengan cangkulnya. Nelayan akan tetap memancing dengan pancingannya. Pegawai akan tetap bekerja dengan perangkatnya, tidak ada yang berubah.

Ketahuilah bahwasanya, tujuan dari pemerintahan adalah untuk mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan seluruh rakyatnya. Petani dan nelayan yang sejahtera dapat meningkatkan aspek pangan suatu wilayah, baik secara kuantitas maupun kualitas, sehingga ketahanan pangan dapat diwujudkan. Pegawai yang sejahtera, bisa lebih berdedikasi dalam bekerja, memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat, bila pegawai pemerintahan. Atau berdedikasi dalam membangun usahanya jika swasta. Semua itu bisa diwujudkan hanya dan jika pemerintah yang merupakan perekayasa kebijakan dan budaya, melaksanakan proses pemerintahan dengan tujuan tersebut. Hanya dengan pemimpin yang berkualitaslah, pemerintahan dapat berjalan sebagaimana semestinya.