Ia bilang, gerakan tanam tanaman pangan cepat panen ini dimulai dari Kabupaten Halmahera Barat, yang dicanangkan langsung Gubernur yang dipusatkan di Desa Kuripasai dan Akediri Jailolo.
Menurutnya, Maluku Utara memiliki lahan untuk tanaman Hortikultura seluas 2000 hektare yang dibagi masing-masing untuk tanam cabai seluas 950 hektar, dengan target produksi 11.400 ton dan kebutuhan bulanan 181,23 ton.
Sementara, kata dia, untuk penanaman bawang merah seluas 100 hektar dengan target produksi 1.200 ton dan kebutuhan bukannya 256,38 ton, sedangkan penanaman tomat seluas 950 hektar dengan target produksi 12.235 ton serta kebutuhan bulanan 579 ton.
“Target jangka pendek menyediakan produksi pangan di sentra-sentra pangan dengan target memutus mata rantai pasokan dari luar per tahun 10 hingga 20 persen,” ungkapnya.
Selain pencanangan Holtikultura, lanjut Muhtar, juga dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis kepada para kelompok tani yang diserahkan langsung Gubernur Abdul Gani Kasuba.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.