“Dia pegang oven, lalu amira bawa motor. Belum jauh (jalan) tiba-tiba langsung jatuh ke aspal,” cerita Ahmad.

Sulendang langsung dilarikan dari Desa Kusu menuju RSUD Chasan Boesoirie agar mendapat penanganan medis usai tidak sadarkan diri.

“Masuk rumah sakit sejak tanggal 11 sampai hari ini 9 hari. Alhamdulillah kondisi anak saya sudah baik setelah dioperasi,” ujarnya.

Meski demikian, Ahmad terbebani dengan anggaran operasi dan pascaoperasi. Ia secara ekonomi tak mampu membayar biaya-biaya yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah itu.

Ahmad pun sangat berharap ada perhatian baik dari pemerintah atau Kementerian Sosial sehingga dapat mengurangi beban anak dan keluarganya tersebut.