Tandaseru — Wakil Bupati Halmahera Barat, Maluku Utara, Djufri Muhamad, menghadiri workshop dan penandatanganan berita acara komitmen pemerintah daerah untuk pengembangan air bersih, Kamis (3/8).

Kerja sama antara Ditjen Bina Bangda Kemendagri, Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR dan World Bank itu berlangsung dari 2 sampai 4 Agustus di Hotel The Star Bali.

Penandatanganan komitmen oleh bupati/wakil bersama pimpinan DPRD dari 53 daerah tersebut dibuka oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Jhon Wempi Watipo, dihadiri Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, dan perwakilan World Bank sebagai narasumber.

Djufri pada tandaseru.com mengatakan, ada 53 daerah yang diundang, termasuk Halmahera Barat, untuk mengikuti kegiatan tersebut. Dikhususkan ke daerah yang mendapatkan program operasi pemeliharaan, optimalisasi dan rehabilitasi (OPOR) 2023 dan nantinya akan dilanjutkan pada 2024.

“Sebagimana diketahui bahwa pengembangan jaringan air bersih di Halbar 2023 ini mendapat bantuan dari Bank Dunia berlokasi di Kecamatan Ibu itu dengan total anggaran Rp 12 miliar ditambah dana sharing dari pemda sebesar Rp 2 milia,” ungkapnya.

Politikus Partai Nasdem ini menyampaikan, untuk 2024 direncanakan ada dua lokasi kegiatan yaitu di Kecamatan Loloda dan Jailolo dengan anggaran kurang lebih Rp 8 miliar. Pemda juga menyiapkan dana sharing kurang lebih Rp 2 miliar.