“Jadi jangan asal bicara karena kepentingan mau cari panggung saja. Publik sudah tahu siapa anda yang juga sebagai anggota DPRD yang di-PAW. Totalitas anda di DPRD di masa pemerintahan sebelumnya juga dipertanyakan kok,” timpalnya.

Kristovel bahkan blak-blakan mengenai kinerja Tamin saat menjadi anggota DPRD.

“APDESI demo soal penghasilan tetap (siltap) pemdes yang tidak dibayar selama 6 bulan sampai pendemo juga obrak-abrik kantor Bupati saat ini, tetapi fungsi anda kan tidak jalan, hanya diam dan pura-pura dungu. Padahal saat itu masyarakat butuh informasi yang mencerahkan, bukan yang menyesatkan,” beber Kristovel.

Meski begitu, Kristovel ikut memberi apresiasi kepada Tamin dalam mengkritisi pemda.

“Saya memberi apresiasi kepada saudara Tamin dalam mengkritisi pemerintah daerah, tapi harus memastikan opini yang disampaikan ke publik itu sesuai kadar dan kajian akedemis yang terukur. Jangan karena cuma mau cari panggung lalu asal bicara. Masyarakat akan menilai saudara Tamin kurang baca regulasi,” tandasnya.