“Alasannya yang saya terima itu mereka kekurangan modal, jadi tidak bisa buka,” ungkapnya.
Lantaran SPBU Ibnu Hamid tidak ada kejelasan lagi, kuota BBM subsidi dialihkan ke SPBU Sri Dewi Jaya.
“Kalau tidak dialihkan kita yang rugi. Jadi kita bermohon ke Pertamina untuk alihkan kuota subsidi ke SPBU Sri Dewi Jaya, yang sebelumnya 70 ton per bulan saat ini sudah 100 ton,” tandas Nasrun.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.