Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Maluku Utara ini menyebutkan, jika penataan birokrasi saja kacau maka kacau juga semua program kegiatan yang di-handle.

Sebab, pejabat birokrasi sebagai pelaksana harusnya diberikan kepada orang-orang yang memiliki keahlian sesuai jabatan yang diemban.

“Kalau aparatur juga kita tidak mampu menata secara baik saya yakin dan percaya program kegiatan juga tidak terlaksana secara maksimal,” cetusnya.

Saat ini saja, lanjut dia, pemerintah tidak maksimal dan terlihat lamban dalam memanfaatkan sejumlah aset atau barang milik daerah yang semestinya bisa memberikan dampak terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

Contohnya seperti bangunan Plaza Gamalama Modern dan Sport Hall Marimoi Ternate yang menurut Mubin, jika tidak ada perawatan secara baik dan dibiarkan begitu saja sudah pasti akan rusak.

Tara fokus pemerintah ini. Itu karena tidak dimanfaatkan, sudah tidak dimanfaatkan, perawatan tidak jalan akhirnya jadi seperti itu. Tidak fokus memang jadi pemerintah diminta fokuslah. Semua hal kok tidak fokus semua iyah kan,” pungkasnya tegas.