Kedelapan, bahwa Ganjar Pranowo tidak membiayai pergerakan rekan juang politik, relawan, simpatisan yang mendukungnya sebagai Capres. Relawan Ganjar Pranowo bergerak secara mandiri dan sukarela sebelum Ganjar Pranowo diumumkan sebagai Capres oleh PDIP. Sementara relawan Prabowo Subianto dan Anies Baswedan terbentuk subur setelah keduanya diumumkan sebagai Capres.

Semua kekurangan yang ada pada diri Ganjar Pranowo tersebut sebagai bukti bahwa beliau sebagai Capres “orang biasa” dan memiliki banyak kesamaan, bahkan “kembar identik” dengan Presiden Joko Widodo yang juga merupakan “orang biasa”. Ganjar Pranowo mewakili mayoritas rakyat Indonesia sebagai “orang biasa”. Maka kekurangan tersebut justru akan menjadi kekuatan jika Ganjar Pranowo setia, dan berpihak kepada rakyat. (*)