Tandaseru — Sehari jelang pelaksanaan ibadah puasa 1 Ramadan 1444 H, kawasan Pasar Hygienis Bahari Berkesan atau depan pusat penjualan buah di Kota Ternate, Maluku Utara, bak gula dikerubungi semut.

Parkiran motor begitu menyemut, tak beraturan dengan ruang yang terbatas, seolah tak ada sedikit ruang untuk interaksi pejalan dan pengguna kendaraan roda empat.

Pengelolaan parkir amat tidak profesional dan sangat amburadul, karena terlihat lebih mengutamakan retribusi sepeda motor, makanya parkiran motor bertumpuk-tumpuk dan sepeda motor parkir seadanya.

Itu pemandangan yang terlihat pagi jelang siang, di kawasan pasar Hygienis Bahari Berkesan Kota Ternate, Rabu (22/3).

“Harusnya, setiap tahun menghadapi kondisi hari-hari besar keagamaan, sudah ada strategi dari Dishub untuk mengatasi problem ruang parkir depan pasar. Ini malah menambah kerumitan di ruang publik, terutama soal parkir,” ujar Herman Oesman.