“Dimana getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang,” ungkapnya.
Andri mengaku hingga saat ini BMKG belum menerima adanya laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut.
“Hingga pukul 18.00 WIT, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan,” katanya.
BMKG kata dia, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Masyarakat agar lebih berhati-hati dan menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah.
“Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG,” cetusnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.