Tandaseru — Hampir setiap tahun proyek Pemerintah Halmahera Barat, Maluku Utara, lamban ditenderkan.

Hal ini diungkapkan Plt Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Djohir, Senin (13/2).

Djohir mengatakan, ia berupaya agar hal tersebut tidak terulang lagi tahun ini. Ia pun menyurat ke OPD lebih awal, yakni pada Desember 2022 lalu. Namun sampai saat ini belum ada permohonan lelang dari OPD.

“Saya sudah menyurat maupun sampaikan secara lisan sejak Desember, tapi sampai sekarang belum ada,” tuturnya.

Padahal, sambung Djohir, sebelumnya telah dilakukan rapat antara OPD dengan Bupati James Uang. Di mana dalam rapat tersebut telah disepakati lelang pra-DIPA.