Tandaseru — Puluhan mahasiswa Pulau Gebe, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, menyesalkan kebijakan PT Anugerah Sukses Mining (ASM). Para mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di Kota Ternate ini merasa dirugikan dengan kebijakan perusahaan.
Ketua HPMPG-MU Rahwandi Hi Husen dalam siaran persnya mengungkapkan, perusahaan yang telah beroperasi di Gebe sekitar 6 tahun itu kurang memperhatikan sektor pendidikan, khususnya perguruan tinggi.
“Takutnya kami, perusahaan yang beroperasi di Pulau Gebe akan sama halnya dengan Antam yang beroperasi di Gebe selama 32 tahun tapi generasi Pulau Gebe tidak ada yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi,” ujarnya, Senin (30/1).
Karena itu, Rahwandi menagih janji PT ASM yang mengaku akan membantu pendidikan putra-putri Gebe lewat anggaran PPM.
“Sebab sejauh ini belum ada realisasi bantuan pendidikan tersebut,” ungkapnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.