Kelima sikap tersebut adalah mendukung sepenuhnya Proyek Strategis Nasional di Kabupaten Halmahera Tengah dengan upaya menjaga ketertiban dan keamanan, mendukung langkah-langkah mediasi yang dilakukan pemda untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi, dan mengutuk keras upaya provokasi melalui pernyataan berbau rasis dari pihak tertentu terkait insiden yang terjadi di Desa Lelilef yang cenderung membuat situasi semakin memanas.

“Kemudian mendukung sepenuhnya upaya penegakan hukum terhadap oknum-oknum yang melakukan kekacauan di Desa Lelilef, serta mendukung langkah dan proses hukum yang dilakukan pihak aparat keamanan baik itu kepolisian maupun TNI kepada siapapun para pihak yang melakukan tindakan anarkis di Bumi Fagogoru,” tandas Michael.