Selain itu, lingkar tambang pun, kata dia, rawan aksi pencurian sepeda motor.
Olehnya itu, atas sejumlah keluh kesah serta masalah yang dirasakan maupun yang dia ketahui itu, Ryz berharap pemerintah desa, pemerintah daerah dan aparat keamanan harus lebih peka melaksanakan tanggungjawabnya.
Ia berharap, mengenai tarif indekos yang cukup mahal ini bisa ditertibkan oleh pemerintah daerah. Minimal dikurangi menjadi Rp 500 ribu-Rp 700 ribu sebulan.
“Tertibkan pengusaha kos-kosan yang mematok harga kos yang tidak sesuai dengan fasilitas atau kondisi kamar yang disediakan. Juga keamanan yang tidak terjamin. Contoh motor sering hilang atau seperti kasus kemarin dan kasus yang ada, kalau ada orang mau datang pukul tinggal pukul saja,” ungkap dia.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.