Tandaseru — Polda Maluku Utara telah memeriksa 15 orang terkait bentrok dua kelompok di Desa Lelilef, Halmahera Tengah, beberapa waktu lalu.
Karo Ops Polda Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa mengatakan, terkait pertikaian antara dua kelompok itu, polisi terus melakukan pengamanan dibantu TNI dan pemerintah daerah setempat.
“Dan terkait itu sudah ada kurang lebih 15 orang yang diperiksa dan kalau memang itu terbukti maka kemudian akan dibawa ke Ternate guna proses lebih lanjut yang akan dilakukan Polda Malut,” kata Semmy, Sabtu (31/12).
Pria berpangkat tiga melati itu menuturkan, kedua kelompok yang terpantau lewat video ataupun kamera di tempat kejadian perkara dipanggil untuk dimintai keterangan.
“Dan hal itu akan terus dipelajari. Saya belum bisa sebutkan sudah berapa orang yang diamankan untuk terduga pelaku karena hal tersebut masih diproses oleh Reserse Polres Halteng dan jelasnya langkah penegakan hukum sudah dilakukan,” jelasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.