Tandaseru — Kepala SMP Unggulan 5 Pulau Morotai, Maluku Utara, Robinson, mengaku akan memecat sopir bus sekolah. Pasalnya, si sopir diduga menyalahgunakan bus sekolah dengan memuat material bangunan.
Sebelumnya, bus bernomor polisi DG 7822 P tersebut terpantau memuat material dan hasil belanjaan di pasar, Jumat (23/12) kemarin. Muatan tampak penuh hingga pintu bagasi bus tak bisa ditutup.
“Waktu itu saya juga tidak tahu, soalnya saya di Daruba ada libur. Nanti orang kasih tahu bahwa bus sekolah ada muat besi,” ucap Robinson kepada tandaseru.com, Senin (26/12).
Robinson bilang dirinya lantas mencari tahu kebenaran kabar itu, sebab bus dibawa sopir tanpa sepengetahuannya.
“Katanya dia ke Daruba ambil stik perahu pakai bus sekolah, tapi tidak ada perintah dari saya. Dia pakai bus itu di luar dari kegiatan sekolah,” terangnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.