“Oleh sebab itu, kami meminta Pj Bupati segera mencopot direktur PDAM Morotai. Sebab terkesan tidak mampu mewujudkan air bersih, sehingga warga desa tersebut sangat menderita,” tegasnya.

Penyaluran air bersih ini, kata dia, berdasarkan hasil investigasi Samurai air bersih yang bersumber dari PDAM banyak dialihkan ke salah satu hotel.

“Pemda segera hentikan penyaluran air bersih ke hotel dan segera alihkan ke Desa Juanga dan Pandanga,” ujarnya.

Samurai menggelar demonstrasi di Kantor Bupati Pulau Morotai. (Tandaseru/Irjan Rahaguna)

Rifal juga mengungkapkan, berdasarkan hasil investigasi, pengembangan sektor perikanan dan pertanian di 88 desa di Morotai sangat minim.

“Samurai punya hasil insvestigasi di 88 desa Kabupaten Pulau Morotai memiliki potensial sektor perikanan, pertanian, pariwisata dan sumber daya alam. Tapi kita lihat mayoritas petani dan nelayan kesejahteraan sangat carut-marut, sehingga petani dan nelayan Morotai makin miskin,” ungkapnya.