Sementara untuk belanja disetujui sebesar Rp 1.128.324.782.624, yang terdiri dari belanja operasi sebesar Rp 920.008.167.796, kemudian belanja modal sebesar Rp 180.816.614.828, serta belanja tidak terduga sebesar Rp 27.500.000.000.
Sementara pada tahun 2023 kondisi umum pembiayaan daerah dapat digambarkan bahwa penerimaan dan pengeluaran pembiayaan direncanakan sebesar Rp 0,-.
Tauhid pun menyatakan sangat berterimakasih kepada DPRD Kota Ternate atas komitmen dalam mendukung kebijakan program prioritas yang telah telah dituangkan dalam APBD Tahun 2023.
Lanjut dia, semua saran dan masukan yang telah disampaikan dewan lewat pembahasan tahap I akhir maupun laporan pimpinan gabungan komisi akan menjadi perhatian dan referensi untuk ditindaklanjuti.
“Sehingga melalui kemitraan berbagai target dan sasaran program kegiatan dapat tercapai, hal ini penting untuk menjawab berbagai permasalahan dan kebutuhan masyarakat Kota Ternate dalam rangka mewujudkan visi Ternate Mandiri dan Berkeadilan,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.