“Dari urutan 10 negara dengan nilai ekspor ikan tuna, tongkol, dan cakalang terbesar, Indonesia menduduki urutan pertama disusul Vietnam, Korea Selatan, Spanyol dan Tiongkok,” akunya.
Ia bilang, tuna sejak dulu selalu menjadi primadona karena data internasional menunjukkan benih-benih tuna terbanyak ada di wilayah Pulau Morotai, Halmahera Selatan dan sebagian wilayah Kepulauan Sula.
“Nilai ekonomi dari perdagangan produk perikanan tuna Indonesia sangat besar dan menjadi peluang yang dapat terus dimanfaatkan. Namun tetap harus mengedepankan aspek keberlanjutan agar perikanan tuna terus menerus lestari,” jelasnya.
Pemerintah daerah, sambung Yasin, juga akan terus membangun komunikasi dengan pemerintah pusat dan investor untuk meningkatkan volume ekspor ikan tuna asal Maluku Utara.
“Pada hari ini, tentunya saya memberi apresiasi kepada pimpinan dan jajaran CV Mitra Tuna Mandiri serta seluruh nelayan yang ada di bawah naungan CV ini karena mampu membuktikan dalam 8 bulan beroperasi langsung melakukan ekspor ke negara Thailand jenis ikan tuna,” ucapnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.