“Pas tong lewat dorang panggil suruhmakan kelapa muda. Tapi karena torang so dengar ada suara manyele, torang suruh dorang sama-sama deng torang lari,” cerita Aima.
Sayangnya, hanya Rabeha yang sempat menyelamatkan diri bersama Aima dan Suraida. Sedangkan Talib menjadi sasaran penyerangan.
Oleh OTK, korban di dipanah dan dicincang menggunakan parang. Anak panah tembus di bagian perut hingga ke belakang. Leher korban nyaris putus, begitu pula tangan kirinya.
Adik korban, Ramalan Muid, yang juga ikut bersama korban dan istrinya ke kebun menyatakan saat itu dirinya sedang memotong rumput di titik yang agak jauh dari korban. Namun ia mengaku sempat melihat dua OTK mengejar Aima, Suraida dan Rabeha.
“Saya langsung ikut manyele jadi dua orang itu langsung babale,” ujarnya.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.