“Termasuk dengan Kapolda yang baru, Kajati, Inspektorat dan BPK. Tadi pagi surat resmi telah kami layangkan ke masing-masing instansi tinggal menunggu balasan dari mereka,” kata dia.
Dalam agenda silaturahmi dimaksud, kata Asrun, HCW pun bakal membuat Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak terkait, dalam rangka mengawal kasus-kasus yang mendapat perhatian publik Maluku Utara.
“Kasus korupsi banyak di Maluku Utara, tidak perlu saya sebutkan satu-persatu karena kita juga punya data tinggal dikawal sampai tuntas,” tegasnya.
HCW tambah dia, juga mengajak kepada kalangan masyarakat, OKP dan Ormas Kepemudaan agar tetap mengikuti perkembangan penanganan kasus di Maluku Utara, serta terus memberikan support kepada penegak hukum.
“Supaya dalam mengungkap sebuah kasus tidak ada namanya tebang pilih,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.