Akibat pelanggaran itu, sambungnya, efeknya adalah anggota tersebut langsung di-PTDH pimpinan.

“Nah, sekarang ini kalau ada pelanggaran kiranya viral menjadi komsumsi publlik dan nilai buruk buat citra Polri, itu tidak disegan-segan pimpinan langsung PTDH,” tegasnya.

“Misalnya lagi, pengamanan salah menembak gas air mata, salah penanganan unjuk rasa, pengamanan sepak bola, kegiatan masyarakat. Itu betul-betul rekan-rekan mengikuti arahan yang disampaikan oleh pimpinan,” cetus Reza.

Ia pun meminta anggotanya membaca kembali aturan yang berlaku. Sebisa mungkin hindari permasalahan atau perilaku-perilaku yang akan merugikan diri sendiri.

“Yang bersentuhan dengan masyarakat lebih berhati-hati, kemudian ikuti aturan prosedur yang berlaku. Mulai dari penerimaan SPKT, kemudian pelayanan SIM, kemudian saat ini ada Operasi Zebra mungkin ada pelanggaran yang adu argumen. Nah, ini kita harus berikan penjelasan atau jawaban yang jelas,” pungkas Reza.