“Saya minta ini menjadi pelajaran buat kita semua,” ujarnya.

Bupati dua periode ini berharap tragedi Stadion Kanjuruhan menjadi yang terakhir kalinya dalam sepak bola Indonesia dan tidak ada lagi peristiwa seperti itu di daerah lainnya. Bahkan sepak bola yang digelar di tingkat lokal.

“Di sini kita bisa belajar bahwa tidak hanya pemain bola yang harus menjaga sportivitas. Suporter juga harus lebih dewasa dalam menerima hasil pertandingan dari tim yang mereka beri dukungan, agar tidak menjadi sebuah masalah yang mencoreng nilai dari olahraga itu sendiri,” ucapnya.

Sementara itu, Kepolisian Sektor Taliabu Barat bersama pemda dan masyarakat Taliabu juga menggelar doa bersama dalam rangka turut berbelasungkawa atas peristiwa wafatnya personel polri dan suporter bola di Stadion Kanjuruhan di Masjid Raya Bobong.

“Atas nama kepolisian Negara Republik Indonesia kami ucapkan rasa duka cita yang sangat mendalam atas tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang Jawa Timur dan wafatnya para suporter dan petugas keamanan,” ucap AKP Tamrin, Kabagren Polres kepulauan Sula.