Tandaseru — Gubernur Provinsi Maluku Utara Abdul Gani Kasuba mengakui orang Maluku Utara malas membaca.

Abdul Gani mengklaim minimnya minat baca warga menyebabkan kualitas pendidikan semakin tertinggal.

Menurut politikus PDI Perjuangan ini, pendidikan merupakan fondasi paling penting bagi kehidupan manusia seutuhnya terutama dalam mengembangkan dan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih baik.

“Ketertinggalan pendidikan di Maluku Utara salah satu faktornya adalah rendahnya minat baca,” ujar Gubernur dua periode ini saat memberikan sambutan secara virtual pada acara pembukaan Festival Literasi Maluku Utara di Sofifi, Senin (3/10).

Ia menambahkan, jika SDM pada suatu daerah berkualitas tinggi, maka demikian pula kualitas kehidupan masyarakatnya.