Tandaseru — Teras gedung rektorat Universitas Pasifik (Unipas) Pulau Morotai, Maluku Utara, yang tengah dibangun ambruk, Sabtu (1/10). Ambruknya gedung ini diduga lantaran kualitas bangunan tidak sesuai spesifikasi teknis.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Namun ada satu pekerja mengalami cedera di kaki akibat terkena pipa alat pengecoran.
Proyek pembangunan ini dikerjakan CV Morojaya Sentosa Abadi dengan Nomor Kontrak 600.02/CK/SP.GU/DPUPR-PM/IV/2022 tanggal 7 April 2022. Nilai kontraknya mencapai Rp 5.713.785.000 yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU). Waktu pelaksanaan selama 180 hari kalender.

Para pekerja mengaku tak mengerti mengapa bangunan yang tengah dicor itu bisa ambruk.
“Torang cuma disuruh cor. Torang hanya orang kerja jadi tara tau masalahnya apa,” ungkap salah satu pekerja, Senin (3/10).


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.