Di samping itu, panitia tidak akan menyalahgunakan wewenang dan jabatan untuk kepentingan pribadi, kelompok maupun golongan, menjaga martabat dan menghindarkan diri dari perbuatan tercela dan melaksanakan seleksi secara jujur, obyektif, unggul dan kompetitif.
Di akhir amanatnya, Risyapudin meminta agar seluruh panitia yang terlibat dalam proses seleksi benar-benar menjaga integritasnya sesuai sumpah yang telah diucapkan serta menjalankan semua mekanisme sebagaimana SOP yang telah ditetapkan.
“Kepada peserta seleksi agar dapat bekerja sama dan mendukung panitia serta pengawas untuk mewujudkan proses seleksi yang clean and clear sehingga Polda Malut dapat menghasilkan calon tamtama Polri yang Presisi sesuai harapan pimpinan Polri dan masyarakat Indonesia,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.